Newsroom

Informasi Terbaru & Siaran Pers

Cara kamu bantu kami membantu petani

CROWDE adalah platform pemodalan petani dengan sistem crowd-lending. Kami selalu berupaya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong masyarakat untuk melakukan pemodalan.

Kami siap menceritakan lebih banyak tentang CROWDE, sapa kami melalui:

Press Release Terakhir Kami

Investasi P2P Lending Untuk Pemula (Part 2)

Saat ini, ada banyak sekali layanan keuangan yang menyediakan platform investasi berbentuk P2P Lending. Namun, jika Anda adalah seorang pemula yang baru belajar berinvestasi, maka Anda pasti tidak tahu mana platform yang terbaik untuk Anda, yang benar-benar bisa transparan. Jangan sampai Anda jatuh dalam scam atau penipuan, jika Anda tidak benar-benar mengetahui seluk-beluk platform P2P Lending yang akan dipilih. Oleh karena itu, bagi Anda yang masih pemula, penting untuk memahami pembahasan tentang platform P2P Lending ini dengan lebih mendalam. Untuk membantu Anda memahaminya, berikut kami berikan sedikit ulasan. [Baca juga: Investasi P2P Lending Untuk Pemula (Part 1)]   Pahami cara permodalan Terlepas dari keberhasilan sebuah investasi, risiko akan tetap selalu ada. Risiko dapat disebabkan oleh terjadinya gagal bayar atau kredit macet oleh peminjam/borrower, yaitu di mana dana yang dipinjam tidak dapat dikembalikan oleh peminjam kepada pemberi/lender. Penyebab dari hal ini juga bermacam-macam, bisa karena peminjam menyalahgunakan dana pinjamannya, gulung tikar, dan juga bisa terjadi karena bencana alam. Inilah mengapa, penting bagi Anda untuk mengetahui skema permodalan pada P2P Lending, serta tingkat risiko dari masing-masing proyek permodalan yang dipilih. Jika Anda sudah paham, Anda tidak perlu takut dan ragu untuk melakukan investasi pada proyek permodalan usaha tani.   Putar kembali hasil investasi Salah satu daya tarik dari sebuah investasi di P2P Lending ini adalah adanya konsep bunga-berbunga atau compounded interest yang artinya, bunga akan didapatkan sebagai imbal hasil pemberian pinjaman. Jika Anda memberikan pinjaman ke UKM atau bahkan proyek usaha petani, maka akan menghasilkan bunga/profit. Dengan demikian, dana Anda akan berkembang lebih cepat dan menguntungkan.   Itulah keseluruhan 5 ulasan singkat tentang instrumen investasi P2P Lending bagi para pemula. Bagi Anda yang masih bingung untuk berinvestasi di P2P Lending, maka Anda bisa mencoba berinvestasi pada CROWDE.   CROWDE CROWDE ini adalah sebuah platform dalam sektor pertanian yang menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat, kemudian disalurkan pada proyek usaha petani. Dengan cara ini, memungkinkan siapapun untuk bisa menyalurkan permodalan dan memilih sendiri proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Untuk itulah, CROWDE hadir ingin membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi untuk permodalan. Informasi lebih lanjut, bisa Anda peroleh melalui website official CROWDE di https://www.crowde.co/. The post Investasi P2P Lending Untuk Pemula (Part 2) appeared first on Crowde Blog.

Investasi P2P Lending Untuk Pemula (Part 1)

Berbagai macam investasi yang ada di Indonesia membuat masyarakat saat ini mudah untuk menemukan instrumen investasi yang diinginkan dan cocok untuk diri mereka. Jenis investasi yang konvensional dan sering dipakai oleh banyak orang adalah investasi pada bidang emas, property, reksa dana, dan juga tidak sedikit masyarakat yang berinvestasi saham. Bagi Anda yang sudah bosan dengan investasi konvensional tersebut, Anda dapat mencoba alternatif investasi lainnya, seperti Peer-to-Peer Lending (P2P Lending). Selain menjadi alternatif investasi, keuntungan yang didapat dari instrumen P2P Lending adalah imbal hasil yang cukup tinggi, apalagi jika Anda berinvestasi pada permodalan di sektor pertanian. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk melakukan investasi tersebut, ada baiknya Anda simak ulasan singkat tentang investasi P2P Lending untuk para pemula.   Pilih platform P2P Lending yang sudah terdaftar OJK Semakin berkembangnya zaman, investasi di sektor pertanian melalui P2P Lending akan memberikan potensi yang cukup besar kedepannya. Itulah mengapa, mulai ramai yang memasuki industri ini. Namun hati-hati, karena masih banyak platform fintech P2P Lending yang belum terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Meskipun demikian, Anda tidak perlu khawatir. Karena, CROWDE hadir sebagai platform fintech untuk proyek permodalan di sektor pertanian yang menyediakan tempat bagi masyarakat yang ingin ikut membantu para petani di Indonesia. Dan, CROWDE juga sudah terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan sejak akhir tahun 2018 lalu.   Cari platform P2P Lending yang aktif di berbagai media sosial  Salah satu tips untuk memulai investasi melalui P2P Lending adalah dengan memilih platform yang aktif pada media sosialnya. Selain agar terhindar dari penipuan, platform yang memiliki media sosial aktif akan memberikan update tentang apa saja yang sedang mereka kerjakan, serta benefit lebih karena dapat mengedukasi calon pengguna-nya.   Pelan, tapi pasti Sebelum Anda memulai investasi secara besar-besaran, ada baiknya Anda memilih platform P2P Lending yang dapat memungkinkan Anda untuk berinvestasi sedikit demi sedikit dulu. Dengan berinvestasi pada nominal yang kecil, Anda bisa perlahan belajar mengenai sistem yang diterapkan oleh P2P Lending, sambil meneliti dan mencari cara untuk meminimalisir resiko dalam berinvestasi.   Itulah 3 dari 5 ulasan singkat tentang instrumen investasi P2P Lending yang bermanfaat bagi para pemula. Bagi Anda yang tertarik untuk berinvestasi pada proyek permodalan usaha tani melalui P2P Lending, maka Anda dapat mencoba berinvestasi di CROWDE.   CROWDE CROWDE ini adalah sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Dengan cara ini, itu memungkinkan siapapun untuk memberikan modal dan memilih proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Untuk itulah, CROWDE hadir untuk membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi untuk permodalan.  The post Investasi P2P Lending Untuk Pemula (Part 1) appeared first on Crowde Blog.

Alasan Pentingnya Sektor Pertanian (Part 2)

Selama beberapa dekade, pertanian selalu dikaitkan dengan produksi tanaman pangan pokok. Namun saat ini, pertanian mencakup kehutanan, perkebunan, budidaya buah, peternakan, pemeliharaan lebah, jamur, dll. Tidak hanya itu, pengolahan, pemasaran, distribusi tanaman dan produk ternak, semua diakui sebagai bagian dari pertanian saat ini. Jadi, sektor pertanian dapat disebut sebagai produksi, pengolahan, promosi, dan distribusi produk pertanian. Dikarenakan mencakup seluruh proses dalam produk pertanian, maka sektor pertanian memiliki peranan yang penting bagi sebuah negara. Untuk lebih memahami tentang pentingnya sektor pertanian, mari simak sedikit ulasan mengenai alasan pentingnya sektor pertanian di Indonesia berikut!   [Baca juga: Alasan Pentingnya Sektor Pertanian (Part 1)]   Signifikansi dalam Transportasi Produk pertanian diangkut melalui jalur darat dari lokasi pertanian ke pabrik pengolahan, atau langsung ke konsumen. Sebagian besar, perdagangan internal yang ada di Indonesia merupakan produk pertanian untuk mencukupi kebutuhan pangan, sehingga pendapatan pemerintah sebagian besar bergantung pada keberhasilan di sektor pertanian.   Sumber Daya Mata Uang Asing Perdagangan ekspor negara sangat tergantung pada sektor pertanian. Sebagai contoh, komoditas pertanian seperti goni, tembakau, rempah-rempah, biji minyak, kapas mentah, teh, serta kopi menyumbang sekitar 18% dari seluruh nilai ekspor suatu negara. Ini menunjukkan bahwa produk pertanian juga terus menjadi sumber penghasil devisa negara.   Peluang Kerja Besar Konstruksi skema irigasi, sistem drainase serta kegiatan lain di sektor pertanian adalah penting, karena dapat membuka peluang kerja yang lebih luas. Sektor pertanian memberikan lebih banyak kesempatan kerja yang dapat mengurangi tingkat pengangguran tinggi di negara-negara berkembang karena adanya pertumbuhan penduduk yang sangat cepat, seperti di Indonesia.   Pertumbuhan ekonomi Karena pertanian mempekerjakan banyak orang, sektor pertanian berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi. Akibatnya, tingkat pendapatan nasional serta standar hidup masyarakat jadi meningkat. Tingkat pembangunan yang cepat di sektor pertanian pun menawarkan pandangan progresif serta peningkatan motivasi untuk pembangunan ekonomi negara. Oleh karena itu, sektor pertanian dapat membantu meningkatkan pembangunan ekonomi secara menyeluruh di suatu negara. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa pembangunan ekonomi dalam negeri sangat bergantung pada tingkat pertumbuhan pertaniannya.   Ketahanan pangan Sektor pertanian yang stabil memastikan keamanan pangan negara. Persyaratan utama dari negara manapun adalah ketahanan pangan. Ketahanan pangan mencegah malnutrisi yang secara tradisional diyakini sebagai salah satu masalah utama yang dihadapi oleh negara-negara berkembang. Sebagian besar negara berkembang bergantung pada produk pertanian, serta industri terkait untuk sumber pendapatan utama mereka.   Sumber Penghematan Pembangunan di bidang pertanian juga dapat meningkatkan penghematan. Petani kaya yang kita lihat hari ini mulai menabung terutama setelah revolusi hijau. Kuantitas surplus dapat diinvestasikan lebih lanjut di sektor pertanian untuk mengembangkan sektor tersebut.   Itulah keseluruhan 12 alasan pentingnya sektor pertanian. Salah satu bentuk investasi di sektor pertanian yang bisa Anda lakukan untuk membantu masalah permodalan para petani Indonesia adalah investasi P2P Lending bersama CROWDE.   CROWDE CROWDE ini adalah sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Dengan cara ini, itu memungkinkan siapapun untuk memberikan modal dan memilih proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Untuk itulah, CROWDE hadir ingin membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi permodalan. The post Alasan Pentingnya Sektor Pertanian (Part 2) appeared first on Crowde Blog.

Alasan Pentingnya Sektor Pertanian (Part 1)

Pertanian memainkan peran penting dalam seluruh kehidupan ekonomi sebuah negara. Bahkan pertanian dapat dikatakan sebagai tulang punggung sistem ekonomi negara. Hal ini dikarenakan selain menyediakan makanan dan bahan baku, sektor pertanian juga menyerap tenaga kerja paling banyak di Indonesia. Untuk lebih memahami tentang pentingnya sektor pertanian, mari simak sedikit ulasan mengenai alasan pentingnya sektor pertanian ada di Indonesia berikut ini!   Sumber Mata Pencaharian Sumber mata pencaharian utama banyak orang adalah pertanian. Sekitar 70% dari orang-orang secara langsung menggantungkan sumber pendapatannya pada sektor pertanian. Persentase yang tinggi ini adalah sebagai hasil karena tidak adanya pengembangan kegiatan non-pertanian yang mampu menyerap populasi di Indonesia yang terus tumbuh cepat.   Kontribusi Terhadap Pendapatan Nasional Pertanian adalah sumber utama pendapatan nasional bagi sebagian besar negara berkembang. Salah satunya Indonesia.   Pasokan Makanan Manusia dan Hewan Sektor pertanian menyediakan makanan pokok bagi manusia dan juga pakan untuk hewan peliharaan. Seperti, ternak sapi yang bisa menghasilkan susu untuk dimanfaatkan sebagai makanan pelindung. Selain itu, daging sapi juga dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan protein manusia.   Mendukung Perdagangan Internasional Produk pertanian seperti gula, teh, beras, rempah-rempah, tembakau, kopi, dan sebagainya merupakan barang ekspor utama negara-negara yang mengandalkan pertanian. Jika ada praktik pembangunan pertanian yang lancar, maka proses impor dapat ditekan sementara proses ekspor dapat meningkat pesat. Ini membantu mengurangi neraca pembayaran negara yang tidak menguntungkan serta menghemat devisa. Jumlah ini dapat digunakan dengan baik untuk mengimpor input penting lainnya, permesinan, bahan baku, dan infrastruktur yang dapat mendukung pembangunan ekonomi negara.   Hasil Surplus yang Menguntungkan Pertumbuhan sektor pertanian berkontribusi terhadap hasil surplus yang dapat menghasilkan keuntungan. Banyak negara maju yang terlibat dalam manufaktur, pertambangan, dan sektor non-pertanian lainnya, tapi tidak fokus mengembangkan sektor pertanian. Meskipun begitu, semua individu di negara maju tetap bergantung pada produk makanan, karena makanan masih menjadi kebutuhan pokok. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, maka mereka hanya bisa menemukannya dari hasil surplus negara lain yang dipasarkan kepada mereka. Dan, seiring perkembangan sektor pertanian, hasil produksi pun dapat meningkat sehingga menyebabkan terjadinya surplus hasil produksi, seperti di Indonesia. Yang kemudian, dapat diekspor ke negara lain dan menghasilkan keuntungan.   Sumber Bahan Baku Sumber utama bahan baku untuk industri-industri besar seperti kapas dan kain goni, gula, tembakau, dan minyak nabati adalah pertanian. Selain itu, banyak industri lain seperti pengolahan buah-buahan serta sayuran dan sekam padi mendapatkan bahan baku mereka juga dari pertanian.   Itulah 6 dari 12 alasan pentingnya sektor pertanian. Oleh karena sektor pertanian sangatlah penting, maka penting juga bagi kita memperhatikan kesejahteraan para petani. Hal ini dikarenakan hingga saat ini, para petani Indonesia masih menemukan berbagai kendala dan kendala ini dilihat sebagai penghalang dari kesejahteraan dan produktivitas para petani di Indonesia. Salah satu kendala terberat yang paling sering menjadi keluhan dari para petani tersebut adalah soal permodalan. Dan untuk mengatasi masalah permodalan para petani ini, banyak startup pertanian yang menghadirkan financial technology berupa Peer-to-Peer Lending (P2P Lending). P2P Lending sendiri adalah platform yang menghubungkan pemodal dengan peminjam. Dengan cara ini, diharapkan dapat membantu para petani untuk lebih sejahtera dan produktif. Salah satunya adalah CROWDE.   CROWDE CROWDE merupakan sebuah platform untuk menghimpun dana dari masyarakat sebagai modal kerja petani. Dengan metode crowd-lending, CROWDE bergerak sebagai platform permodalan yang mengelola dana masyarakat yang disalurkan pada proyek petani. Dengan cara ini, itu memungkinkan siapapun untuk memberikan modal dan memilih proyek mana yang ingin dimodali. CROWDE sendiri hadir dari kebutuhan untuk meningkatkan kesejahteraan petani di Indonesia. Kami melihat begitu banyak petani di Indonesia yang berada di bawah garis kemiskinan. Hal ini diakibatkan oleh sistem pengelolaan hasil tani yang harus melalui tengkulak untuk dapat dijual di pasaran. Selain itu, banyak petani Indonesia yang tidak memiliki modal dan lahan untuk bekerja, sehingga hasil yang didapat tidak bisa memenuhi kebutuhannya. Untuk itulah, CROWDE hadir ingin membantu petani sekaligus menjadi platform edukasi permodalan. The post Alasan Pentingnya Sektor Pertanian (Part 1) appeared first on Crowde Blog.

Media Kit

Unduh media kit CROWDE dengan klik tautan dibawah ini

Media yang Percaya dan Mempublikasikan Kami